Tematik

copyright by @ LDM - PM UMS. Theme images by kelvinjay. Powered by Blogger.

Aqidah

Shiroh

Fiqih

Keorganisasian

Kajian Rutin

Kesehatan

» » SHIROH SHAHABAT (Fatimah binti Muhammad)





🌼Fatimah binti Muhammad🌼
Pemimpin wanita ahli surga


Fatimah radhiyallahu anha lahir di Ummul Qura,  bersamaan dengan kaum quraisy yang sedang merehab bangunna ka'bah.  Peristiwa itu terjadi 5 tahun sebelum Nabi Shallallahu alaiji wassalam diutus. Beliau sangat bahagia atas kelahirannya, wanita penuh berkah. Diberi nama Fatimah,  dirinya paling mirip dengan Rasulullah, fatimah dibesarkan dirumah yang paling agung lagi suci diseluruh dunia,  Allah penuhi rumah dengan keberkahan dan keimanan. Fatimah langsung mengambil ilmu dari sumber kenabian yang suci,  sementara ibunya Khadijah memberikannya cinta dan kelembutan.
Didalam rumah yang berkah itu, fatimah sepanjang usianya mengetahui bahwa ia adalah keturunan terhormat yang tidak ditandingi,  ia dimasukkan dalam istilah keturunan yang mulia,  sifat-sifat mulia dan kebaikan-kebaikan yang indah.

Sepeninggal Khadijah,  Fatimah sebagai pengganti yang mengatur rumah nabi, melayani ayahnya demgan penuh cinta kasih,  sehingga para sahabat rasulullah menyebutnya dengan panggilan Ummu Nabi (Ibunya Nabi)  atau (Ibundanya Ayahnya).

Jika rasulullah shallallahu alaihi wassalam adalah seorang imam bagi orang-orang yang bertaqwa dan imam orang-orang yang zuhud, maka tidak diragukan lagi bahwa Fatimah Az-Zahra termasuk wanita yangbpaling zuhud lagi. Fatimah mengetahui bahwasannya keridhaan Allah azza wa jalla dan keridhoan rasulNya berada diatas kenikmatan duniawi. Dan motivasinya ialah Q.S An-Nisa'(4):77
"... Katakanlah, "Kesenangan di dunia ini hanya sedikit dan akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa dan kamu tidak akan dizalimi sedikit pun."

Bagaimana ia tidak hidup dalam kezuhudan sedangkan dia mempelajari langsung dari kehidupan penghulu orang-orang zuhud. Muhammad bin Abdullah shallallahu alaihi wassalam.
Dari ummul mukminin Aisyah radhiyallahu anhu dia berkata :" Tidaklah aku melihat seseorang yang mirip dengan rasulullah shallallahu alaihi wassalam dari segi penempatan janji,  memberi petunjuk dan perilaku daripada Fatimah,  semoga Allah memuliakan wajahnya." (Hadits shahih HR. Abu Daud, At-Thirmidzi, Al-Hakim, Ibnu Hibban dan An-Nasai didalam kitab As-Shahabah.)
Saat-saat terakhir dari Kehidupan Nabi shallallahu alaihi wassalam
Adapun kata-kata terakhir yang beliau shallallahu alaohi wassalam ucapkan yaitu "Ya Allah Ar-Rafiq Al-A'la"

Diriwayatkan dari Anas dia berkata " Tatkala sakit beliau bertambah parah, para keluarga berkumpul kepada beliau. Lalu fatimah berkata " Sungguh berat penderitaanmu wahai ayah." Lalu beliau berkata pada Fatimah"Tidak akan ada lagi penderitaan bagi ayahmu setelah hari ini". Maka setelah beliau wafat,  fatimah berkata lagi " Wahai ayah, engjau telah memenuhi panggilan rabbmu,  Wahai ayah, surga firdaus adalah tempatmu. Wahai ayah,  jibril hal yang memberitahukan kematianmu." tatkala beliau dikuburkan fatimah berkata " Wahai anas!  Apakah kalian tega untuk menaburkan tanah pada Rasulullah? "

Demikian lah Al-Habib shallallahu alaihi wassalam telah pergi,  Fatimah sangat bersedih dengan kepergian beliau.  Fatimah adalah sosok perempuan yang telah memperlajari kesabaran dan keridhaan secara langsung dari Nabi Shallallahu alaihi wassalam.

Sumber :
[Shahabiyat Haula Ar-Rasul - Syaikh Mahmud Al-Mishri]


"LDM-PM UMS"
(Lembaga Dakwah Mahasiswa dan Pemgembangan Masyarakat UMS)

Kunjungi akun kami lainnya : 
🌐 Web : ldmpmums.blogspot.com
🤳🏻 Fb   : LDM-PM UMS
📱Ig.    : @ldmpm_ums

Youtube : LDM-PM Media

#Tebarkebaikan #Dakwah #Semogabermanfaat

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply