Tematik

copyright by @ LDM - PM UMS. Theme images by kelvinjay. Powered by Blogger.

Aqidah

Shiroh

Fiqih

Keorganisasian

Kajian Rutin

Kesehatan

» » Kenapa sih Muslimah harus Skincare-an?


 

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh, bagaimana kabar ikhwah sekalian? Semoga kita senantiasa dirahmati Allah Subhanahuwata’ala dan selalu berada dalam perlindungan-Nya ya. Aamiin.

Sudah 1 tahun lebih kita berada dalam situasi pandemi Covid’19 yang tentunya memiliki segudang hikmah di dalamnya. Pasti kalian terutama muslimah selama pandemi dan di rumah saja sering kali malas untuk menggunakan skincare atau bahkan tidak menggunakan skincare. Nah pembahasan kali ini yaitu tentang kenapa sih kita sebagai muslimah harus skincare-an. Skincare adalah serangkaian perawatan kulit yang dapat merawat kesehatan dan kecantikan kulit.Tidak cukup jika hanya merawat dari dalam dengan mengkonsumsi makanan sehat, tetapi juga dengan merawat kulit dari luar.

Sebagaimana yang telah kita ketahui bahwa kebersihan merupakan salah satu bagian penting di dalam Islam, kebersihan dan kesucian merupakan bagian dari kesempurnaan nikmat yang diberikan Allah Subhanahuwata’ala kepada hamba-Nya, karena bersih merupakan modal awal dari hidup sehat. Dan kesehatan merupakan salah satu unsur penunjang utama dalam melaksanakan berbagai hal, baik itu bekerja maupun dalam pelaksanaan aktifitas ibadah kepada Allah. Allah Subhanahuwata’ala berfirman dalam hal ini:

إِنّ اللَّه يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ

“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.” (QS. Al-Baqarah (2): 222)

Oleh karena itu menjaga kebersihan wajah dengan menggunakan skincare merupakan salah satu langkah dalam melaksanakan kebersihan. Hal tersebut bertujuan selain untuk menjaga kebersihan, juga merawat sel-sel kulit agar tetap dalam kondisi yang baik.

Disamping itu, menjaga dan merawat kesehatan kulit sangatlah dianjurkan bagi muslimah sebagai bentuk ketaatan dan kepatuhan istri terhadap suaminya. Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لَو كُنْتُ آمِرًا أَحَدًا أَنْ يَسْجُدَ لأَحَدٍ لأَمَرْتُ النِّسَاءَ أَنْ يَسْجُدْنَ لأَزْوَاجِهِنَّ لِمَا جَعَلَ اللَّهُ لَهُمْ عَلَيْهِنَّ مِنَ الْحَقِ

“Seandainya aku memerintahkan seseorang untuk sujud pada yang lain, maka tentu aku akan memerintah para wanita untuk sujud pada suaminya karena Allah telah menjadikan begitu besarnya hak suami yang menjadi kewajiban istri.” (HR. Abu Daud no. 2140, Tirmidzi no. 1159, Ibnu Majah no. 1852 dan Ahmad 4: 381. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Melakukan perawatan kulit dapat menjadi bagian dari ibadah dan menjadi sarana yang mampu mendekatkan diri kepada Allah jika disertai dengan niat yang lurus. Selain itu, menjaga kebersihan diri dan merawat kuli tmerupakan bentuk rasa syukur atas karunia berupa wajah dan tubuh yang telah Allah ciptakan.

Adapun beberapa hal yang perlu diperhatikan bagi seorang muslimah dalam merawat diri dan kecantikannya, yaitu:

1)        Tidak Berlebihan

Islam mengajarkan umatnya untuk tampil cantik, namun tidak berlebihan sehingga menghindari riya (pamer) dan tabarruj (berhias yang dilarang). Karena dalam islam terdapat beberapa poin yang ditetapkan termasuk tabarruj, seperti aturan pada penggunaan pakaian dan hijab yang harus dipatuhi.

Sehingga apabila mengenakan pakaian yang indah tidak dilarang asalkan tidak berlebihan, tetap sopan dan tentunya menutup aurat. Begitu pula dengan hijab yang digunakan harus memenuhi unsur syar’i yaitu menutup aurat untuk menjaga kehormatan perempuan.

 

2)        Menjadi Diri Sendiri

Islam menganjurkan untuk tampil cantik dengan tetap menjadi diri sendiri. Artinya, sebagai perempuan sebaiknya nyaman dengan dirinya sendiri tanpa mengubah bentuk ataupun kodrat yang telah diberikan oleh Allah Subhanahuwata’ala. Memang mempercantik diri menggunakan produk skincare atau make up tidak dilarang dalam islam, namun yang perlu kita ingat bahwa jangan sampai keinginan untuk tampil cantik membuatnya melakukan segala hal demi mendapatkan gambaran kecantikan yang menjadi angan-angannya.

 

3)        Sesuai dengan Syariat

Agar dapat tampil dengan cantik, tentunya harus tetap memperhatikan syariat. Makna memperhatikan syariat di sini tidak hanya berhubungan dengan cara menjaga kecantikan yang menjadi bagian dari ibadah saja, namun juga perlu memperhatikan kandungan bahan dalam produk skincare yang alami, halal dan aman digunakan untuk mencapai kecantikan yang sesuai fitrah.

 

Sehingga meskipun merawat diri dan berhias dalam Islam tidak dilarang, namun harus tetap berhati-hati. Karena hal tersebut juga dapat menjadi tabungan dosa jika tujuan kita menggunakan skincare adalah agar terlihat cantik dimata manusia lainnya (tabarruj) dan mendapat pujiandari orang lain. Poinnya, dalam Islam apapun yang kita lakukan bergantung kepada niat dan tujuan hati kita.

 

Sumber:

         1.         Amanah Githa. (2020). “Pentingnya Menjaga Kebersihan dan Kesehatan bagi Seorang Muslim” dalam http://www.amanahgitha.com/pentingnya-menjaga-kebersihan-dan-kesehatan-bagi-seorang-muslim/. Diakses pada 26 Agustus 2021.

         2.         Ratih, D. (2019). “Wahai Muslimah, Dapatkan #CantiknyaFitrah Sesuai Ajaran Islam” dalam https://m.dream.co.id/beauty/wahai-muslimah-dapatkan-cantiknyafitrah-sesuai-ajaran-islam-190301q.html. Diakses pada 24 Agustus 2021.

         3.         Yusuf, Isnawati. (2020). “Mengapa Muslimah Perlu Menggunakan Skin Care” dalam https://bincangmuslimah.com/muslimah-daily/mengapa-muslimah-perlu-menggunakan-skin-care-32900/. Diakses pada 24 Agustus 2021.

 

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply