Assalamu’alaikum
Warahmatullahi Wabarakaatuh, bagaimana kabar ikhwah sekalian? Semoga kita
senantiasa dirahmati Allah Subhanahuwata’ala dan selalu berada dalam
perlindungan-Nya ya. Aamiin.
Sudah 1
tahun lebih kita berada dalam situasi pandemi Covid’19 yang tentunya
memiliki segudang hikmah di dalamnya. Pasti kalian terutama muslimah selama
pandemi dan di rumah saja sering kali malas untuk
menggunakan skincare atau bahkan tidak menggunakan skincare. Nah
pembahasan kali ini yaitu tentang kenapa sih kita sebagai muslimah
harus skincare-an. Skincare adalah serangkaian perawatan kulit yang
dapat merawat kesehatan dan kecantikan kulit.Tidak cukup jika hanya merawat
dari dalam dengan mengkonsumsi makanan sehat, tetapi juga dengan merawat kulit
dari luar.
Sebagaimana yang telah kita ketahui bahwa kebersihan
merupakan salah satu bagian penting di dalam Islam, kebersihan dan kesucian
merupakan bagian dari kesempurnaan nikmat yang diberikan Allah
Subhanahuwata’ala kepada hamba-Nya, karena bersih merupakan modal awal
dari hidup sehat. Dan kesehatan merupakan salah satu unsur penunjang utama
dalam melaksanakan berbagai hal, baik itu bekerja maupun dalam pelaksanaan
aktifitas ibadah kepada Allah. Allah Subhanahuwata’ala berfirman dalam hal
ini:
إِنّ اللَّه يُحِبُّ
التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ
“Sesungguhnya Allah menyukai
orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.” (QS.
Al-Baqarah (2): 222)
Oleh karena itu menjaga kebersihan wajah dengan menggunakan skincare merupakan
salah satu langkah dalam melaksanakan kebersihan. Hal tersebut bertujuan selain
untuk menjaga kebersihan, juga merawat sel-sel kulit agar tetap dalam kondisi
yang baik.
Disamping itu, menjaga dan merawat kesehatan kulit sangatlah dianjurkan
bagi muslimah sebagai bentuk ketaatan dan kepatuhan istri terhadap suaminya.
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
لَو
كُنْتُ آمِرًا أَحَدًا أَنْ يَسْجُدَ لأَحَدٍ لأَمَرْتُ النِّسَاءَ أَنْ
يَسْجُدْنَ لأَزْوَاجِهِنَّ لِمَا جَعَلَ اللَّهُ لَهُمْ عَلَيْهِنَّ مِنَ الْحَقِ
“Seandainya aku memerintahkan seseorang untuk sujud pada yang lain, maka
tentu aku akan memerintah para wanita untuk sujud pada suaminya karena Allah
telah menjadikan begitu besarnya hak suami yang menjadi kewajiban istri.” (HR.
Abu Daud no. 2140, Tirmidzi no. 1159, Ibnu Majah no. 1852 dan Ahmad 4: 381.
Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)
Melakukan
perawatan kulit dapat menjadi bagian dari ibadah dan menjadi sarana yang mampu
mendekatkan diri kepada Allah jika disertai dengan niat yang lurus. Selain itu,
menjaga kebersihan diri dan merawat kuli tmerupakan bentuk rasa syukur atas
karunia berupa wajah dan tubuh yang telah Allah ciptakan.
Adapun beberapa hal yang perlu diperhatikan bagi
seorang muslimah dalam merawat diri dan kecantikannya, yaitu:
1) Tidak
Berlebihan
Islam
mengajarkan umatnya untuk tampil cantik, namun tidak berlebihan sehingga
menghindari riya (pamer) dan tabarruj (berhias yang dilarang). Karena
dalam islam terdapat beberapa poin yang ditetapkan termasuk tabarruj,
seperti aturan pada penggunaan pakaian dan hijab yang harus dipatuhi.
Sehingga
apabila mengenakan pakaian yang indah tidak dilarang asalkan tidak berlebihan,
tetap sopan dan tentunya menutup aurat. Begitu pula dengan hijab yang digunakan
harus memenuhi unsur syar’i yaitu menutup aurat untuk menjaga
kehormatan perempuan.
2) Menjadi
Diri Sendiri
Islam
menganjurkan untuk tampil cantik dengan tetap menjadi diri sendiri. Artinya,
sebagai perempuan sebaiknya nyaman dengan dirinya sendiri tanpa mengubah bentuk
ataupun kodrat yang telah diberikan oleh Allah Subhanahuwata’ala. Memang
mempercantik diri menggunakan produk skincare atau make
up tidak dilarang dalam islam, namun yang perlu kita ingat bahwa jangan
sampai keinginan untuk tampil cantik membuatnya melakukan segala hal demi
mendapatkan gambaran kecantikan yang menjadi angan-angannya.
3) Sesuai
dengan Syariat
Agar dapat
tampil dengan cantik, tentunya harus tetap memperhatikan syariat. Makna
memperhatikan syariat di sini tidak hanya berhubungan dengan cara menjaga
kecantikan yang menjadi bagian dari ibadah saja, namun juga perlu memperhatikan
kandungan bahan dalam produk skincare yang alami, halal dan aman digunakan
untuk mencapai kecantikan yang sesuai fitrah.
Sehingga meskipun merawat diri dan berhias dalam Islam
tidak dilarang, namun harus tetap berhati-hati. Karena hal tersebut juga dapat
menjadi tabungan dosa jika tujuan kita menggunakan skincare adalah
agar terlihat cantik dimata manusia lainnya (tabarruj) dan mendapat
pujiandari orang lain. Poinnya, dalam Islam apapun yang kita lakukan bergantung
kepada niat dan tujuan hati kita.
Sumber:
1. Amanah Githa.
(2020).
“Pentingnya Menjaga Kebersihan dan Kesehatan bagi Seorang
Muslim” dalam http://www.amanahgitha.com/pentingnya-menjaga-kebersihan-dan-kesehatan-bagi-seorang-muslim/.
Diakses pada 26 Agustus 2021.
2. Ratih,
D. (2019). “Wahai Muslimah, Dapatkan
#CantiknyaFitrah Sesuai Ajaran Islam” dalam https://m.dream.co.id/beauty/wahai-muslimah-dapatkan-cantiknyafitrah-sesuai-ajaran-islam-190301q.html. Diakses pada
24 Agustus 2021.
3. Yusuf,
Isnawati. (2020). “Mengapa Muslimah Perlu Menggunakan Skin Care”
dalam https://bincangmuslimah.com/muslimah-daily/mengapa-muslimah-perlu-menggunakan-skin-care-32900/. Diakses pada
24 Agustus 2021.



No comments: