KARISMA LDM-PM UMS
“ Pelajarilah Aqidahmu 2 ”
Hari/tanggal : Sabtu, 26 Maret 2022
Waktu : 12.30 WIB – selesai
Pemateri : Ustadz Al Furqon Hasbi Lc, M.Ag
- Ajaran pertama dari Rasulullah SAW adalah aqidah atau tauhid.
- Aqidah adalah landasan utama yang harus dipelajari dan dipahami,kemudian barulah syariat.
- Intinya dalam kitab ini ada tiga, yaitu mengenal Allah SWT, mengenal Rasul dan mengenal agama.
- Iglam adalah mengajak dalam kebaikan dan mendoakannya.
- “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku” (QS. Az-Zariyat:56). Dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa hendaklah kita beribadah hanya kepada Allah SWT.
- Al-Hanifiyah adalah sebuah agama yg meninggalkan kesyirikan yang dibangun oleh landasan keikhlasan unutk beribadah kepada Allah SWT.
Penghambaan kita kepada Allah SWT itu harus totalitas.
Contoh: sholat itu tujuan/niat nya hanya untuk Allah SWT bukan ada niat yang lain.
Tujuan hidup kita hanyalah untuk beribadah kepada Allah SWT dengan totalitas.
Contoh syirik : orang sakit periksa ke dokter dan mengucapkan "aku sembuh karena minum obat arir dokter" disitu tidak ada kata "atas izin Allah" maka masuk ke wilayah syirik karena ada unsur lain. Itu hal sederhana tapi dipandang sebelah mata.
- Makna Al Hanifiyah, yaitu beribadah kepada Allah, totalitas dan ikhlas.
- Ada mahkluk lain selain manusia yaitu jin. Jin diciptakan lebih dahulu dari manusia dan ada yang menyembah/taat kepada Allah dan ada juga yang tidak taat kepada Allah SWT. Tapi ada jin yang ahli ibadah dan baik tapi juga ada yg musyrik/syirik.
Iblis dahulu adalah penghuni surga yang ahli ibadah tetapi setelah kedatangan Nabi Adam, ada yang berubah dari alam kehidupan itu sendiri dan iblis pun menjadi tokoh kejahatan dan menjerumuskan manusia.
- Makna yakbudun adalah mengesakan Allah SWT.
- Seagung agungnya apa yang diperintahkan Allah SWT adalah tauhid atau mengesakan Allah SWT. Hanya Allah lah yang menjadi tempat kita beriibadah.
- Sebesar-besarnya yang Allah larang adalah kesyirikan.Kita hanya menyembah Allah dan tidak boleh menyekutukan Nya.
- Ibadah adalah sebuah nama yang maknanya menyeliputi kegiatan yang baik karena Allah SWT
- Makna ikhlas, yaitu kata iklhas berarti membersihkan.
- Puncak tertinggi dlm beribadah adalah meraih ridho Allah.
- QS. Al Baqarah ayat 130
“Dan orang yang membenci agama Ibrahim, hanyalah orang yang memperbodoh dirinya sendiri. Dan sungguh, Kami telah memilihnya (Ibrahim) di dunia ini. Dan sesungguhnya dia akhirat dia termasuk orang-orang shaleh.
- Tauhid merupakan salah satu makna ibadah.
Ibadah ada 2 macam:
1) Ibadah Kauniyah
Merupakan ketundukan kepada perintah Allah SWT yang bersifat kauniyah (alamiah) dan ini menyangkut semua mahkluk, tak seorangpun yang dapat menghindarinya . termasuk di dalamnya orang mukmin dan kafir, orang shalih dan tukang maksiat.
“ Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi, kecuali akan datang kepada Yang
Maha Pemurah selaku seorang hamba” (Qs. Maryam:93).
2) Ibadah Syar’iyah
Merupakan tunduk kepada Allah SWT dengan menjalankan perintah syar’i dan ini khusus bagi orang yang taat kepada Allah SWT dan mengikuti apa yang dibawa oleh Rasul, seperti dalam firman-Nya,
“ Dan hamba-hamba Allah Yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang
berjalan di atas bumi dengan rendah hati “(Qs. Furqon:63).
- Intinya mengajak kita untuk beribadah kepada Allah SWT dan belajar terus tentang tauhid.
- Perintah Allah yg paling agung adalah tauhid. Tauhid paling pertama,paling utama dan paling agung.
- Larangan Allah SWT yang paling besar adalah syirik
Dalilnya : Qs. An nisa ayat 36
- Tauhid berasal dr kata wahid (satu).Tauhid secara istilah adalah menunggalkan/mengesakan Allah SWT dalam beribadah.Dalam beribadah kepada Allah harus mempunyai rasa cinta, mengagungkan , memberi harapan dan cemas.
Tauhid ada 3 macam:
1) Tauhid Rububiyah
Ialah menunggalkan atau mengesakan Allah SWT dalam penciptaan-Nya, kekuasaan-Nya dan pemeliharaan-Nya.
Dalil: Qs. Al araf ayat 54
2) Tauhid Uluhiyah
Ialah menunggalkan/mengesakan Allah SWT dalam seluruh bentuk ibadah
kepada Allah SWT dari jenis-jenis ibadah yang telah diajarkan Allah SWT dan
Rasulullah SAW.
3) Tauhid Asma wa sifat
Ialah menunggalkan/mengesakan Allah SWT dengan cara menetapkan bagi Allah nama-nama dan sifat-sifat yang ditetapkan sendiri oleh-Nya (dalam firmannya) atau yang disebutkan oleh Rasul-Nya (dalam hadist), tanpa mengilustrasikan (takyif), menyerupakan dengan sesuatu (tamtsil), menyimpangkan makna (tahrif), atau sifat tersebut (ta’thil).
- Intinya bagaimana kita bisa memahami sisi makna tauhid itu sendiri.
1) Ibadah Kauniyah
Merupakan ketundukan kepada perintah Allah SWT yang bersifat kauniyah (alamiah) dan ini menyangkut semua mahkluk, tak seorangpun yang dapat menghindarinya . termasuk di dalamnya orang mukmin dan kafir, orang shalih dan tukang maksiat.
“ Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi, kecuali akan datang kepada Yang
Maha Pemurah selaku seorang hamba” (Qs. Maryam:93).
2) Ibadah Syar’iyah
Merupakan tunduk kepada Allah SWT dengan menjalankan perintah syar’i dan ini khusus bagi orang yang taat kepada Allah SWT dan mengikuti apa yang dibawa oleh Rasul, seperti dalam firman-Nya,
“ Dan hamba-hamba Allah Yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang
berjalan di atas bumi dengan rendah hati “(Qs. Furqon:63).
- Intinya mengajak kita untuk beribadah kepada Allah SWT dan belajar terus tentang tauhid.
- Perintah Allah yg paling agung adalah tauhid. Tauhid paling pertama,paling utama dan paling agung.
- Larangan Allah SWT yang paling besar adalah syirik
Dalilnya : Qs. An nisa ayat 36
- Tauhid berasal dr kata wahid (satu).Tauhid secara istilah adalah menunggalkan/mengesakan Allah SWT dalam beribadah.Dalam beribadah kepada Allah harus mempunyai rasa cinta, mengagungkan , memberi harapan dan cemas.
Tauhid ada 3 macam:
1) Tauhid Rububiyah
Ialah menunggalkan atau mengesakan Allah SWT dalam penciptaan-Nya, kekuasaan-Nya dan pemeliharaan-Nya.
Dalil: Qs. Al araf ayat 54
2) Tauhid Uluhiyah
Ialah menunggalkan/mengesakan Allah SWT dalam seluruh bentuk ibadah
kepada Allah SWT dari jenis-jenis ibadah yang telah diajarkan Allah SWT dan
Rasulullah SAW.
3) Tauhid Asma wa sifat
Ialah menunggalkan/mengesakan Allah SWT dengan cara menetapkan bagi Allah nama-nama dan sifat-sifat yang ditetapkan sendiri oleh-Nya (dalam firmannya) atau yang disebutkan oleh Rasul-Nya (dalam hadist), tanpa mengilustrasikan (takyif), menyerupakan dengan sesuatu (tamtsil), menyimpangkan makna (tahrif), atau sifat tersebut (ta’thil).
- Intinya bagaimana kita bisa memahami sisi makna tauhid itu sendiri.
- Syirik adalah kedzaliman dan dosa yang besar seperti yang terdapat pada QS. Luqman ayat 13.
- “Barangsiapa berjumpa Allah dengan tidak menyekutukan-Nya dengn sesuatu apapun, maka dia akan masuk surga”.
- “Barangsiapa berjumpa Allah dengan tidak menyekutukan-Nya dengn sesuatu apapun, maka dia akan masuk surga”.


No comments: