Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh, bagaimana kabar ikhwah bersama? Semoga kita selalu dirahmati Allah Subhanahu wa ta'ala dan selalu berada dalam perlindungan-Nya ya. Aamiin.
Tidur merupakan salah satu kebutuhan manusia. Pada umumnya manusia beraktivitas di siang hari dan tidur di malam hari. Waktu yang ideal untuk tidur bagi seseorang adalah setelah shalat isya. Namun, apa yang terjadi apabila seseorang tidak tidur di malam hari?
Begadang adalah salah satu kegiatan yang sering dilakukan oleh kalangan remaja. Meskipun dengan alasan begadang untuk mengerjakan suatu urusan termasuk tugas, ternyata begadang terlalu sering dapat memberikan efek yang tidak baik bagi kesehatan.
Dalam segi kesehatan, begadang dapat memberikan dampak negatif bagi tubuh seperti melemahnya sistem imun, sulit berkonsentrasi, munculnya penyakit serius, dan lain-lain. Kebiasaan begadang perlu diubah agar mampu mendapatkan waktu tidur yang ideal bagi tubuh. Apalagi di masa pandemi yang interaksi dengan gadget lebih intens dibandingkan dengan sebelum adanya pandemi.
Nabi ﷺ membenci ketika seorang muslim begadang sampai malam. Diriwayatkan dari Abi Barzah, beliau berkata,
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – كَانَ يَكْرَهُ النَّوْمَ قَبْلَ الْعِشَاءِ وَالْحَدِيثَ بَعْدَهَا
“Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tidur sebelum shalat 'Isya dan ngobrol-ngobrol setelahnya.” (HR. Bukhari, no.568)
Adapun hukum begadang adalah makruh apabila dilakukan untuk hal-hal yang mubah seperti berbincang tentang masalah dunia. Sedangkan Rasulullah ﷺ menyukai untuk mengakhiri shalat isya dan mencela begadang malam. Selain itu, begadang menjadi haram apabila dilakukan untuk hal-hal yang jelas-jelas dilarang oleh Allah Subhanahu wa ta'ala.
Keutamaan dalam menghindari begadang menurut Imam Al-Qurthubi antara lain:
- Menjadikan shalat wajib sebagai penutup catatan amal manusia. Namun, jika dilanjutkan begadang, maka bisa menyebabkan seseorang melakukan maksiat dan malaikat akan mencatat perbuatan tersebut.
- Karena begadang seseorang bisa ketinggalan shalat subuh karena ketiduran.
- Allah Subhanahu wa ta'ala telah menjadikan malam sebagai waktu untuk beristirahat.
Lalu kapan waktu yang tepat untuk tidur?
Rasulullah ﷺ terbiasa tidur di awal malam. Dalam hadis dikatakan bahwa,
وَعَنْهَا : أَنَّ النَّبِيَّ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – كَانَ يَنَامُ أَوَّلَ اللَّيْلِ ، وَيَقُومُ آخِرَهُ فَيُصَلِّي . مُتَّفَقٌ عَلَيْه
Dari 'Aisyah radhiyallahu 'anha, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam biasa tidur pada awal malam dan bangun pada akhir malam, lalu shalat. (Muttafaqun 'alaih) [HR. Bukhori, tidak. 1146 dan Muslim, no. 739]
Ibnu Baththal rahimahullah mengatakan bahwa, Nabi ﷺ tidak suka begadang setelah shalat isya' karena beliau ingin melakukan shalat malam dan khawatir apabila sampai tidak ikut shalat subuh berjamaah. Umar bin Khatab pernah memukul orang yang begadang setelah shalat isya dan berkata, "apakah kalian sekarang begadang di awal malam, nanti di akhir malam tertidur lelap?" (Syarh Al-Bukhari, Ibnu Baththal, 3:27, Asy Syamilah).
Terdapat beberapa adab yang seharusnya tidak ditinggalkan oleh seorang muslim dan muslimah sebagai berikut:
- Saat akan tidur dalam keadaan berwudhu,
- Ketika Tidur hendaknya berbaring pada posisi kanan,
- Meniup kedua telapak tangan sembari membaca Al Ikhlas, Al Falaq, dan An Naas masing-masing sekali. Setelah itu mengusap kedua telapak tangan ke wajah dan bagian tubuh yang dapat dicapai sebanyak 3 kali,
- Membaca ayat kursi sebelum tidur,
- Membaca doa sebelum tidur, dan
- Sebisa mungkin tidur di awal malam (tidak sering begadang) jika tidak ada manfaat yang diperoleh.
Dapat diambil kesimpulan bahwa malam ditetapkan oleh Allah Subhanahu Wata'ala bagi manusia untuk beristirahat. Hal tersebut dengan tujuan agar muslim maupun muslimah tidak kehilangan waktu shalat qiyamul lain atau shalat Shubuh yang sangat besar manfaatnya bagi kehidupan manusia. Dengan pola kehidupan seperti saat ini, tidak memungkinkan kita untuk langsung tidur setelah Isya. Namun hendaknya kita pernah sesekali melakukan sunnah tidur setelah Isya' agar lebih mudah bangun shalat qiyamul lail.
Penulis: Nur Azizah Puspitarini dan Aulia Zahrani
Sumber:
dr. Raehanul Bahrean. “Waktu Tidur Ideal Seorang Muslim” dalam https://muslim.or.id/51745-waktu-tidur-ideal-seorang-muslim.html Diakses pada 29 November 2021.
RS Al Irsyad. 2018. “Begadang, Dibenci Rasulullah, Berbahaya bagi Kesehatan” dalam https://rs-alirsyadsurabaya.co.id/begadang-dibenci-rasulullah-berbahaya-bagi-kesehatan/ Diakses pada 29 November 2021.
Tuasikal, Muhammad Abduh. 2020. “Nabi Muhammad Tidur Malam Jam Berapa?” dalam https://rumaysho.com/23193-nabi-muhammad-tidur-malam-jam-berapa.html Diakses pada 29 November 2021



No comments: