“MENCARI JATI DIRI SEBAGAI PEMUDA ISLAM YANG BERTAQWA”
Sesi 1
Oleh Ustadz Saeiv Dzakiy El Kemal, S.H.
Tema : Mencari Jati Diri dalam Islam
Dakwah itu perlu konsep/ strategi dan harus dimatangkan untuk disajikan. Salah satu dakwah saat ini yaitu dengan mengadakan kajian atau halaqoh-halaqoh guna mencari jati diri seseorang. Jati diri seseorang ditentukan oleh hati nurani dan hawa nafsu dengan cara sebagai berikut:
Tema : Mencari Jati Diri dalam Islam
Dakwah itu perlu konsep/ strategi dan harus dimatangkan untuk disajikan. Salah satu dakwah saat ini yaitu dengan mengadakan kajian atau halaqoh-halaqoh guna mencari jati diri seseorang. Jati diri seseorang ditentukan oleh hati nurani dan hawa nafsu dengan cara sebagai berikut:
1. Dengan mengikuti kajian-kajian
2. Gunakan peta untuk mencari arah tujuan kita
3. Rencanakan konsep atau strategi yang akan digunakan dalam melangkah
2. Gunakan peta untuk mencari arah tujuan kita
3. Rencanakan konsep atau strategi yang akan digunakan dalam melangkah
4. Perbaiki amal (remedi), pastikan dan tahu tujuannya dengan jelas yaitu hanya untuk Allah SWT.
Manusia terutama umat muslim yang baik, tentunya senantiasa berusaha untuk mengenal dirinya sendiri dan mengenal Tuhannya yakni Allah SWT.
5. Mengetahui dan mengingat peran dan kedudukannya
Allah SWT menurunkan Rasul dan Kitab sebagai helicopter view agar kita bisa diarahkan ke jalan yang benar dan baik. Allah SWT menciptakan manusia guna untuk melestarikan bumi (khalifah) dan ibadah hanya kepada-Nya. Dengan mengingat perannya sebagai khalifah maka ia bisa memperlakukan orang lain dan alam sekitarnya dengan baik dan menjaga segala sesuatu sesuai dengan hakikatnya.
Allah menginginkan kita sebagai hambaNya sebagai seorang yang baik.
Instrumen2 dari langit telah Allah turunkan untuk kebaikan kita. Seperti adanya nabi, rasul. Mereka diutus oleh Allah untuk menyampaikan kebenaran kepada umat manusia agar manusia tidak tersesat dalam jalan keburukan.
Dunia ini tempatnya permainan, terkadang dengan adanya nikmat di dunia dapat menjadikan kita sebagai seseorang yang lalai dalam menjalankan aturan Allah. Jika kita memiliki tujuan yang jelas dalam hidup kita, maka insyaallah kita akan berhasil dalam menjalaninya. Allah mengkaitkan iman seseorang dengan akhlaknya. Jadikan keahlian yang kita miliki sebagai jalan ibadah kepada Allah.
Carilah jati diri kalian agar tidak tersesat, karena Allah ingin kita menjadi orang yang lebih baik, Allah menciptakan surga dan neraka hanya untuk pembeda antara orang beriman dan tidak beriman.
Sesi tanya jawab
Dalam menuntut ilmu kita harus :
1. Pahami Islam terlebih dahulu (aqidah dan tauhid)
Manusia terutama umat muslim yang baik, tentunya senantiasa berusaha untuk mengenal dirinya sendiri dan mengenal Tuhannya yakni Allah SWT.
5. Mengetahui dan mengingat peran dan kedudukannya
Allah SWT menurunkan Rasul dan Kitab sebagai helicopter view agar kita bisa diarahkan ke jalan yang benar dan baik. Allah SWT menciptakan manusia guna untuk melestarikan bumi (khalifah) dan ibadah hanya kepada-Nya. Dengan mengingat perannya sebagai khalifah maka ia bisa memperlakukan orang lain dan alam sekitarnya dengan baik dan menjaga segala sesuatu sesuai dengan hakikatnya.
Allah menginginkan kita sebagai hambaNya sebagai seorang yang baik.
Instrumen2 dari langit telah Allah turunkan untuk kebaikan kita. Seperti adanya nabi, rasul. Mereka diutus oleh Allah untuk menyampaikan kebenaran kepada umat manusia agar manusia tidak tersesat dalam jalan keburukan.
Dunia ini tempatnya permainan, terkadang dengan adanya nikmat di dunia dapat menjadikan kita sebagai seseorang yang lalai dalam menjalankan aturan Allah. Jika kita memiliki tujuan yang jelas dalam hidup kita, maka insyaallah kita akan berhasil dalam menjalaninya. Allah mengkaitkan iman seseorang dengan akhlaknya. Jadikan keahlian yang kita miliki sebagai jalan ibadah kepada Allah.
Carilah jati diri kalian agar tidak tersesat, karena Allah ingin kita menjadi orang yang lebih baik, Allah menciptakan surga dan neraka hanya untuk pembeda antara orang beriman dan tidak beriman.
Sesi tanya jawab
Dalam menuntut ilmu kita harus :
1. Pahami Islam terlebih dahulu (aqidah dan tauhid)
2. Mencari guru yang tepat dengan persyaratan Salimul Aqidah. Dengan Salimul Aqidah itu sudah mencakup semuanya dan itu sudah lebih dari cukup.
3. Sabar
Sesi 2
Oleh Ustadz Al Furqon Hasbi Lc., M.Ag
Tema : Menjadi Pemuda Islam yang Bertaqwa
Hakikat takwa ialah melakukan ketaatan kepada Allah SWT dilandasi keimanan dan menjauhi larangan Nya. Mengimani perintahNya dan menjauhi larangan Nya. Takwa adalah melakukan ketaatan kepada Allah SWT dengan cahaya Nya dan mengharap ridho dan pahalanya serta menjauhi larangan Nya dan mengharap dijauhkan dari siksa Nya. Taqwa itu bukan kata atau istilah yang baru, secara bahasa artinya menjaga diri atau berhati-hati. Disebutkan dalam QS. Al Muddatsir (74) : 56,
{ وَمَا يَذۡكُرُونَ إِلَّآ أَن يَشَآءَ ٱللَّهُۚ هُوَ أَهۡلُ ٱلتَّقۡوَىٰ وَأَهۡلُ ٱلۡمَغۡفِرَةِ }
Artinya : “Mereka tidak akan mengambil pelajaran darinya (Al-Qur`ān) kecuali (jika) Allah menghendakinya. Dialah Tuhan yang patut (kita) bertakwa kepada-Nya dan yang berhak memberi ampun”.
Inti dari taqwa adalah seorang hamba meletakkan pelindung antara dirinya dengan sesuatu yang ia takutkan atau khawatirkan. Hakekat taqwa ialah ketaatan kepada Allah azza wa jalla dilandasi keimanan dan mengharap keridhoan-Nya. Untuk menjadi pemuda Islam yang bertaqwa kita harus memiliki kiat-kiat :
1. Mampu menjaga diri
2. Perlu untuk berhati-hati agar tidak terbawa oleh arus
3. Memiliki sifat-sifat
a. Rajin Infaq
b. Orang yang mampu mengendalikan emosi (mengendalikan diri)
c. Mampu memaafkan orang lain
d. Tidak mudah suudzon
4. Berdakwah dengan panduan atau berpedoman pada Al Qur’an
5. Melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya
6. Bertauhid dan menjauhi kesyirikan
Dengan mentauhidkan Allah maka otomatis akan mengenal Allah Ta’ala dengan baik.
7. Mengenal diri kita sendiri
Para ulama menyebutkan hakikat takwa. "Melakukan ketakwaan kepada Allah dilandasi keimanan dan mengharap pahalaNya, dan ia meninggalkan larangan Allah dengan mengimani dzat yang melarangnya dan memgharap pahala kepada Nya"
Mengenal Allah dengan baik yaitu dengan
1. Mentauhidkan Allah SWT, karena ketika seseorang mentahuidkan Allah pasti ia mengenal Allah.
2. Tadabur Alam dengan melantunkan ayat-ayat Al Qur’an, Sebuah penelitian mengatakan "ketika biji-bijian ditanam dan dibacakan ayat-ayat Alquran akan tumbuh lebih cepat dan baik.
3. Dirikanlah sholat
Hak dan kewajiban pemuda Islam yang bertaqwa (orang yang selalu taat kepada Allah SWT) yaitu :
1. Orang yang rajin berinfaq dan berbuat baik akan mendapatkan timbal balik dengan apa yang sudah ia berikan. Ex : Mahasiswa butuh laptop namun belum ada dananya, dikarenakan dia selalu berbuat baik (berinfaq, selalu menolong) maka akan ada banyak solusi atau ada saja solusi untuknya.
2. Menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya
Cara menjadi pemuda bertakwa di masa kini yaitu :
1. Tidak menyia-nyiakan waktu
2. Lakukan hal yang menimbulkan kebermanfaatan
3. Tergantung dengan apa yang digunakan
3. Sabar
Sesi 2
Oleh Ustadz Al Furqon Hasbi Lc., M.Ag
Tema : Menjadi Pemuda Islam yang Bertaqwa
Hakikat takwa ialah melakukan ketaatan kepada Allah SWT dilandasi keimanan dan menjauhi larangan Nya. Mengimani perintahNya dan menjauhi larangan Nya. Takwa adalah melakukan ketaatan kepada Allah SWT dengan cahaya Nya dan mengharap ridho dan pahalanya serta menjauhi larangan Nya dan mengharap dijauhkan dari siksa Nya. Taqwa itu bukan kata atau istilah yang baru, secara bahasa artinya menjaga diri atau berhati-hati. Disebutkan dalam QS. Al Muddatsir (74) : 56,
{ وَمَا يَذۡكُرُونَ إِلَّآ أَن يَشَآءَ ٱللَّهُۚ هُوَ أَهۡلُ ٱلتَّقۡوَىٰ وَأَهۡلُ ٱلۡمَغۡفِرَةِ }
Artinya : “Mereka tidak akan mengambil pelajaran darinya (Al-Qur`ān) kecuali (jika) Allah menghendakinya. Dialah Tuhan yang patut (kita) bertakwa kepada-Nya dan yang berhak memberi ampun”.
Inti dari taqwa adalah seorang hamba meletakkan pelindung antara dirinya dengan sesuatu yang ia takutkan atau khawatirkan. Hakekat taqwa ialah ketaatan kepada Allah azza wa jalla dilandasi keimanan dan mengharap keridhoan-Nya. Untuk menjadi pemuda Islam yang bertaqwa kita harus memiliki kiat-kiat :
1. Mampu menjaga diri
2. Perlu untuk berhati-hati agar tidak terbawa oleh arus
3. Memiliki sifat-sifat
a. Rajin Infaq
b. Orang yang mampu mengendalikan emosi (mengendalikan diri)
c. Mampu memaafkan orang lain
d. Tidak mudah suudzon
4. Berdakwah dengan panduan atau berpedoman pada Al Qur’an
5. Melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya
6. Bertauhid dan menjauhi kesyirikan
Dengan mentauhidkan Allah maka otomatis akan mengenal Allah Ta’ala dengan baik.
7. Mengenal diri kita sendiri
Para ulama menyebutkan hakikat takwa. "Melakukan ketakwaan kepada Allah dilandasi keimanan dan mengharap pahalaNya, dan ia meninggalkan larangan Allah dengan mengimani dzat yang melarangnya dan memgharap pahala kepada Nya"
Mengenal Allah dengan baik yaitu dengan
1. Mentauhidkan Allah SWT, karena ketika seseorang mentahuidkan Allah pasti ia mengenal Allah.
2. Tadabur Alam dengan melantunkan ayat-ayat Al Qur’an, Sebuah penelitian mengatakan "ketika biji-bijian ditanam dan dibacakan ayat-ayat Alquran akan tumbuh lebih cepat dan baik.
3. Dirikanlah sholat
Hak dan kewajiban pemuda Islam yang bertaqwa (orang yang selalu taat kepada Allah SWT) yaitu :
1. Orang yang rajin berinfaq dan berbuat baik akan mendapatkan timbal balik dengan apa yang sudah ia berikan. Ex : Mahasiswa butuh laptop namun belum ada dananya, dikarenakan dia selalu berbuat baik (berinfaq, selalu menolong) maka akan ada banyak solusi atau ada saja solusi untuknya.
2. Menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya
Cara menjadi pemuda bertakwa di masa kini yaitu :
1. Tidak menyia-nyiakan waktu
2. Lakukan hal yang menimbulkan kebermanfaatan
3. Tergantung dengan apa yang digunakan


No comments: